Dulu Dicaci, Sekarang Di Puji

Kesaksian » Dulu Dicaci, Sekarang Di Puji

Salam beribu terima kasih, saya haturkan untuk Mbah Nasir.

Nama saya Krisnawan, asal Jogjakarta. Saya seorang pengusaha roti yang bisa dibilang cukup laris manis. Saya mempunyai kisah menarik yang akan saya bagi. Mungkin ini juga yang di alami para pria diluar sana. Oke, langsung saja. Berawal dari cinta saya kepada wanita yang bekerja di instansi pemerintahan. Wanita ini adalah anak dari eselon 4 di instansi tersebut. Ya, jabatan yang lumayan tinggi lah. Kami berdua saling mencintai meskipun belum mendapatkan restu orang tua dari pihak wanita. Dengan alasan, saya hanya seorang tukang roti, tidak lebih dari itu. Kami menjalani hubungan yang boleh dikatakan back street.

 

Pernah juga saya menelan pil pahit, dan berbagai macam "serum" makian dari orang tua wanita saya. Namun tak apalah, meskipun hati ini sangat sakit. Lebih sakit dibanding tertusuk duri. Dihari berikutnya, kekasih saya menemui saya untuk meminta maaf karena perlakuan yang didapat ketika datang kerumah untuk mengajak pergi. Sepeti biasa lah, ngobrol panjang lebar, becanda, goda-godaan, manja-manjaan. Sampai akhirnya sebelum pulang, kekasih saya mengatakan untuk menikah tanpa persetujuan orang tua.

 

Saya kurang tahu apa yang ada dibenak wanita saya, dia mengajak untuk menikah dengan cara melarikan diri (kawin laria). Meskipun wanita saya tahu, resiko apa yang akan ditanggung ketika memutuskan untuk menikah tanpa restu. Saya sempat bingung ketika dihadapkan pada situasi yang seperti itu. Disatu sisi, saya sangat mencintainya, disisi lain, saya tidak ingin mengecewakan orang tuanya. Saya sempat terpuruk beberapa hari. Yang ada hanya ingin bersenang-senang dengan tujuan bisa sedikit mengurangi beban yang ada dalam diri saya.

 

Sampai akhirnya saya iseng buka-buka website tentang cara mengatasi orang tua yang tidak merestui hubungan. Saya menemukan satu situs yang menarik buat saya, yaitu situsnya PakarPengasihan.com miliknya Mbah Nasir. Karena saat itu saya sedang "galau" kalau dalam bahasa anak muda sekarang, dengan kemantaban saya memberanikan diri untuk menghubungi Mbah Nasir untuk konsultasi. Dari hasil konsultasi dan cerita panjang lebar, akhirnya Mbah Nasir memilihkan saya satu produk yang bisa saya gunakan. Beliau menyarankan saya untuk menggunakan Batu Pengasihan Jaran Kore.

 

Akhirnya saya memahar sarana yang direkomendasikan Mbah Nasir. Setelah saya menyelaraskan energi Batu Pengasihan Jaran Kore, saya merasakan semangat dalam diri saya yang kembali membara untuk mengatasi permasalahan yang sedang saya alami. Dengan memaksimalkan usaha lahir yang sudah ditulis dalam panduan Batu Pengasihan Jaran Kore, dalam dua minggu, bapak mertua saya menjadi luluh hatinya. Dan hal yang paling saya sukai adalah, bapak calon mertua menyetujui pernikahan kami berdua. Beribu terima kasih saya haturkan kepada Mbah Nasir yang membantu saya memberikan sarana yang bisa meluluhkan hati calon mertua saya. Maturnuwun.

 

Krisnawan, 25th - Djogjakarta

 

Disclaimer / Catatan : Perlu Anda ketahui bahwa sarana spiritual yang ada di website ini merupakan sebuah media spiritual dan setiap orang mempunyai pengalaman yang berbeda-beda dalam memperoleh manfaatnya atau hasilnya.